(pstc)
Aku ingin menarik diri dari dunia
Karena ku yakin takkan ada yang bisa mengerti...
Aku punya hati yang rapuh.. yang hanya bisa bertahan dengan dekap kasih seorang sahabat...
Aku punya hati yang kokoh,,, yang hanya bisa bertahan dalam satu sapuan badai lagi...
Aku punya hati yang tak kuasa lagi harus tersenyum, saat ia terkoyak.. saat semua keindahannya sudah tercabik.. saat rasanya sakit menusuk dan pedih dalam setiap helaan nafas.
Aku ingin menarik diri dari dunia
Bosan dengan segala muluk kata tentang perjuangan dan genggam tangan untuk menguatkan....
Aku yang berjuang dan bertahan dan bukan kamu...
Sekalipun aku jatuh dan menyerah... kamu pun hanya akan mengenangku beberapa purnama..
Lalu aku pun hilang, seolah tak pernah ada di dunia...
Hidup terus berjalan, bukan...
Aku ingin menarik diri dari dunia
Hanya ingin memeluk lutut dan menangis.......
Andaikan aku mampu.. menitikkan beberapa tetes saja... mungkin hatiku akan terasa lebih ringan
Namun aku tak bisa
Entah kemana semua air mata yang ada...
Yang dahulu bisa membuat ibunda menggendongku
Yang dahulu bisa membuat ayah memelukku...
Yang dahulu bisa membuat ku merasakan pelukan dari cinta
Seperti yang kering.... tak kan ada lagi cinta untukku..
Yang hanya untukku...
Tidak kamu.. tidak dia.... dan tidak juga mereka.....
Aku ingin menarik diri dari dunia..
Menari bersama khayalku yang takkan nyata
Untuk hidup dengannya
Cinta yang tak terbalas memang sakit..
Tapi lebih sakit cinta yang tak dapat bersama........
Cinta yang dekat.. namun bukan tak bisa kamu menggapainya
Namun kamu tidak boleh menerimanya
Aku ingin dia di sini
Karena dalam genggamnya aku merasa berharga
Karena di sisinya nafasku terasa ringan
Karena di hadapnya duniaku terbentang
Hanya dia dan selalu dia
Kamu tau,
Kamu pikir ini tidak sakit....
Dia pulang... seseorang di sana akan menyambutnya..
Memberikan peluk cium yang juga ingin aku berikan
Dia pulang dan seolah tak terjadi apa-apa
Berbagi harinya lagi dengan seseorang di sana
Yang memang seharusnya menemani
Yang sudah dipilih sehidup semati.... jauh.. sebelum kami bertemu
Dan seseorang itu.. akan terjaga saat fajar menyapa, tanpa menyadari betapa beruntungnya dia....
Bahwa aku akan rela menempuh badai hanya untuk mendapatkan satu lagi saja kesempatan...
untuk melihat wajahnya, saat pertama aku membuka mata
Kamu tau...
Ini sakit.. karena aku harus diam..
Bukan karena aku kalah
Namun karena aku memang harus mengalah
Lima matahari terbit akan membawaku kembali bersamanya
Kita kan lewati hari....
Di sini surga kita...
Dan kita kan sekali lagi berpisah...
Untuk dapat terus berharap bisa berjumpa lagi
Mungkin suatu hari...
Takkan ada lagi sayap-sayap besi yang akan membawanya pulang.. ke pelukanku......
Sampai saat itu tiba
dan aku akan menghilang dari dunia